Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Menjemput Tawa di Way Lalaan

Gambar
Pagi itu, 6 Mei 2015. Jauh sebelum isi kepala kami dipenuhi target pekerjaan dan cicilan, satu-satunya target kami hanyalah: sampai di tujuan sebelum matahari terlalu terik. Tangki bensin terisi penuh, jaket sudah dikancingkan rapat, dan deretan motor berjejer siap membelah aspal menuju Tanggamus. Saat itu, definisi bahagia sesederhana konvoi beriringan, saling klakson kalau ada yang tertinggal, dan tertawa-tawa kecil di balik helm kaca. Angin yang menabrak wajah rasanya beda. Itu angin kebebasan. Angin masa muda yang tidak takut masuk angin. Perjalanan menuju Way Lalaan bukan cuma soal memindahkan badan dari satu titik ke titik lain. Itu adalah tentang siapa yang ada di samping kanan dan kirimu. Lihat wajah-wajah itu. Masih polos, tanpa filter, tanpa beban. Kami belum tahu apa yang akan terjadi 5 atau 10 tahun ke depan. Yang kami tahu, hari ini kami punya satu sama lain, dan itu sudah cukup. Kami berhenti sejenak, meluruskan kaki, sambil melempar candaan receh yang kalau diingat...