Postingan

Menjemput Tawa di Way Lalaan

Gambar
Pagi itu, 6 Mei 2015. Jauh sebelum isi kepala kami dipenuhi target pekerjaan dan cicilan, satu-satunya target kami hanyalah: sampai di tujuan sebelum matahari terlalu terik. Tangki bensin terisi penuh, jaket sudah dikancingkan rapat, dan deretan motor berjejer siap membelah aspal menuju Tanggamus. Saat itu, definisi bahagia sesederhana konvoi beriringan, saling klakson kalau ada yang tertinggal, dan tertawa-tawa kecil di balik helm kaca. Angin yang menabrak wajah rasanya beda. Itu angin kebebasan. Angin masa muda yang tidak takut masuk angin. Perjalanan menuju Way Lalaan bukan cuma soal memindahkan badan dari satu titik ke titik lain. Itu adalah tentang siapa yang ada di samping kanan dan kirimu. Lihat wajah-wajah itu. Masih polos, tanpa filter, tanpa beban. Kami belum tahu apa yang akan terjadi 5 atau 10 tahun ke depan. Yang kami tahu, hari ini kami punya satu sama lain, dan itu sudah cukup. Kami berhenti sejenak, meluruskan kaki, sambil melempar candaan receh yang kalau diingat...

Menembus Kabut Lintas Barat: Dari Kemiling ke Labuhan Jukung

Gambar
( Sudah tayang 2016) Pukul dua dini hari kuputuskan untuk memulai perjalanan yang berawal dari rumah seorang teman di Jalan Kulit, Kemiling Bandar Lampung. Aku menumpang mobil dengan design interior kulit berwarna oranye menyala, seakan tidak mengijinkan penumpang di dalamnya untuk meredupkan pandangan mata. Segala persiapan seperti logistik dan outdoor gear lainnya telah aman di packing dan tersusun rapih di bagasi mobil. Akhirnya mobil benar-benar melaju pada medan jalanan yang masih terasa halus serta nyaman untuk dilewati, sampai pada akhirya di suatu pekon Kecamatan Semaka mendadak jalanan terjal membangunkan sebagian penumpang dengan guncangannya. Beberapa meter menempuh jalanan terjal, tak lama mobil kijang innova yang kutumpangi berhenti di sebuah rest area Lintas Barat, yaitu Masjid Imaduddin di Pekon Way Kerap Kecamatan Semaka untuk sekedar rehat dan menjalankan ibadah sholat subuh. Menarik. Di lokasi rest area Lintas Barat ini aku menemui banyak hal tak terduga seperti su...